Pastikan Tarif Angkutan Tuban Normal

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Menjelang berlakukanya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tanggal 5 Januari 2016, Dinas Perhubungan (Dishub), Kabupaten Tuban, Jawa Timur, memastikan tidak ada perubahan terhadap tarif angkutan umum. 

Penyebabnya penurunan harga BBM masih berada dalam kisaran tarif angkutan, standart yang diputuskan dalam peraturan Bupati (Perbup) Nomor 9 tahun 2015.

“Tidak ada penurunan tarif angkutan umum,” kata Kepala Dishub Tuban, Kadjit, kepada Suarabanyuurip.com, ketika ditemui di kantornya, Kamis (31/12/2015).

Pihaknya menjelaskan penerbitan Perbup tersebut lantaran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sering merubah harga BBM. Sehingga pasca terbitnya Perbup diharapkan mampu mengurangi dinamika sopir angkutan.

Diketahui kisaran tarif angkutan bervariasi, baik tarif angkutan perkotaan maupun pedesaan. Rinciannya tarif perkotaan apabila harga BBM dalam kisaran Rp 6 ribu sampai Rp 7 ribu, tarif umum Rp 3 ribu, dan pelajar Rp 1.500. BBM kisaran Rp 7 ribu sampai Rp 8 ribu, tarif umum Rp 3.200, dan pelajar Rp 1.600.

Apabila harga BBM Rp 8 ribu sampai Rp 9 ribu, tarif umum Rp 3.300, dan pelajar Rp 1.700. BBM Rp 9 ribu sampai Rp 10 ribu, tarif umum Rp 3.600, pelajar Rp 1.800.

Baca Juga :   Warga Jalur Pipa Blok Cepu Tuntut Kompensasi Tunai

“Tarif angkutan perkotaan tetap karena masih berkisar Rp 7 ribu sampai Rp 8 ribu,” imbuhnya.

Hal serupa juga terjadi dalam angkutan pedesaan, jika harga BBM Rp 6 ribu sampai Rp 7 ribu, tarif angkutan Tuban-Bulu untuk umum Rp 4.700, dan pelajar Rp 2.400. Harga BBM Rp 7 ribu sampai Rp 8 ribu, tarif umum Rp 5 ribu, pelajar Rp 2.500.

Sedangkan tarif angkutan Tuban-Bancar apabila harga BBM berkisar Rp 6 ribu sampai Rp 7 ribu, tarif umum Rp 1.400, dan pelajar Rp 700. BBM Rp Rp 7 ribu sampai Rp 8 ribu, tarif umum Rp 1.500, dan pelajar Rp 800.

“Ada kenaikan tarif angkutan apabila harga BBM diatas Rp 10 ribu,” pungkasnya.

Diketahui, Kementerian ESDM memalui siaran persnya menyebutkan harga baru Premium sebesar Rp 7.150, sedangkan solar Rp 5.950 per liter. Sebelumnya harga premium Rp 7.400 per liter, dan harga Solar Rp 6.700 per liter. Harga baru tersebut akan berlaku mulai bulan Januari 2016. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   Jatim Fair 2022 Ajang Sosialisasi SKK Migas Jabanusa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *