SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Operator Ladang Migas Banyuurip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), kembali memproduksi minyak dari tapak sumur B yang sempat dihentikan sebelumnya. Saat ini produksi minyak tersebut telah dialirkan melalui Central Processing Fasility (CFC).
“Jumlah produksi akan meningkat lebih dari 130 ribu Barel Per Hari (Bph),†kata Juru Bicara dan Humas EMCL, Rexi Mawardijaya, melalui pesan singkat yang dikirimkan kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (01/01/2015).
Pasca beroperasinya CFC, EMCL memastikan produksi akan terus meningkat sampai puncak produksi. Sementara untuk mencapai tahap tersebut flare akan sering mati nyala, upaya tersebut merupakan usaha menyetabilkan produksi.
Diketahui, aliran minyak dari tapak Sumur B telah dihentikan sejak tanggal 26 November 2015, dan mengalir kembali dua pekan selanjutnya bersamaan dengan beroperasinya CFC.
Sebelumnya tapak sumur A EMCL mampu berproduksi 30 ribu Bph, tapak sumur B, 40 ribu Bph, dan tapak sumur C, 10 ribu Bph.
“Walaupun tapak sumur B berhenti, tetapi Tapak Sumur A, dan C tetap produksi,” ungkapnya.
Pihaknya mengapresiasi semua dukungan yang telah diberikan kepada EMCL, selain itu bersinergi bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), untuk memastikan proses start-up berlangsung aman dan efesien. (Aim)