BPBD Lamongan Buka Posko Banjir

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Lamongan – Masyarakat Lamongan, Jawa Timur yang tinggal disekitar bantaran Sungai Bengawan Solo diharapkan waspada bencana banjir yang bisa datang sewaktu-waktu. Mengingat tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari ini.

“Kita tidak mengharapkan banjir, namun diminta warga disepanjang aliran Bengawan Solo mewaspadai banjir tahunan,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan Suprapto, Sabtu (2/1/2016).

Meski belum menentukan status waspada, saat ini BPBD Lamongan telah menyiapkan posko bencana alam di kantor BPBD Lamongan.

“Posko dibuka 24 jam. Ini sebagai bentuk kewaspadaan mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi banjir,” ujarnya.

Selain membuka posko bencana, BPBD juga menyiapkan perkakas penahan banjir seperti gedek, bongkotan bambu, glangsing, tenda  dan perahu karet.

Suprapto meminta, jika sewaktu-waktu terjadi banjir masyarakat atau Kades dan perangkat desa segera berkordinasi dengan Posko BPBD.

Wilayah Lamongan yang dilintasi sungai terpanjang di pulau jawa itu diantaranya Kecamatan Babat, Sekaran, Maduran, Karanggeneng dan Karangbinangun. Hampir setiap tahun wilayah ini tersapu banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo. (tok)

Baca Juga :   Antisipasi Lonjakan Harga, Kapolres Bojonegoro Sidak Pasar Kota

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *