Puluhan Hektar Tanaman Padi Direndam Banjir

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Lamongan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Lamongan, Jawa Timur dalam beberapa hari ini menyebabkan puluhan hektar tanaman padi terendam banjir.

Lahan pertanian yang terendam banjir tersebut diantaranya di wilayah Kecamatan Babat, Pucuk, Sekaran dan Maduran.

Menurut salah satu petani di Desa Pucuk, Kecamatan Pucuk, Ashari, akibat terendam banjir, tanaman padi yang telah berusia satu bulan ludes tidak bisa diselamatkan.

“Tanamannya pada kelem (terendam banjir) tidak bisa diselamatkan lagi, Mas,” ujarnya kepada SuaraBanyuurip.com.

Dijelaskan, akibatnya dia harus menanggung kerugian sekira Rp1,7 juta untuk lahan pertaniannya seluas 1 hektar.

“Itu untuk biaya beli bibit dan ongkos preman (pekerja). Untuk ongkos preman sekitar Rp1,1 juta sedang beli bibit 70 kilogram bibit padi sekira Rp560 ribu, ” tambahnya merinci.

Petani di Desa Sumurgenuk, Kecamatan Babat, Bakir yang lahannya sekitar 300 m2 (0,5 hektar) mengaku tidak tahu kapan akan kembali memulai bercocok tanam lagi.

“Ndak tahu kapan akan tandur lagi, soalnya harus cari modal utangan dulu” cetusnya.

Baca Juga :   Jika Tuntutan Tak Dipenuhi Warga Ancam Kepung Kantor Bupati

Kades Sumurgenuk, Supaat dihubungi terpisah, membenarkan belasan hektar lahan pertanian di wilayahnya terendam banjir.

“Kasihan petani kalau sudah terendam banjir. Mereka harus menanam ulang padahal biayanya cukup besar,” ungkap Supaat.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *