SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Pasca penangkapan oknum wartawan salah satu Tabloid yang ada di Tuban yang berinisial T (45), Polres Tuban, Jawa Timur, terus mendalami dugaan praktik pemerasan tersebut. Saat ini dua temannya K, dan I, menjadi target penyelidikan berikutnya.
“Kami masih selidiki dua temannya K dan I yang disinyair ikut terlibat pemerasan,†kata Kapolres Tuban, AKBP Guruh Arif Darmawan, kepada Suarabanyuurip.com, ketika dikonfirmasi melalui teleponnya, Senin (04/01/2016).
Dalam penyelidikan tersebut tidak menutup kemungkinan keduanya menjadi tersangka baru, dan bisa mendekam bersama T yang tertangkap pada hari, Jumat (01/01/2016) kemarin.
Diketahui, keduanya bersama T disinyalir ikut terlibat melakukan pemerasan terhadap dua warga Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Tuban, Tuban, pada Senin (28/12/2015) malam. Korban bernama Iwan Budiyanto (35), dan kakaknya Haris Sulisyanto (45).
“K terlibat sebagai pemilik helm, dan I menemani praktik pemerasan,†imbuhnya.
Polres belum berani menetapkan keduanya sebgai tersangka, karena tim masih melakukan penyelidikan. Pihaknya sangat menyayangkan terjadinya praktik pemerasan, karena sangat merugikan masyarakat khususnya yang ekonominya di bawah rata-rata.
“Apalagi kali ini yang terlibat oknum jurnalis,†tandasnya.
Mengantisipasi kejadian serupa terulang kembali, pihaknya meminta kepada semua pihak untuk bersinergi. Baik satuan keamanan, pemerintah, jurnalis, maupun berbagai elemen masyarakat.
“Persatuan, dan kesatuan menjadi kunci mengurangi praktik kriminal,†pungkasnya. (Aim)