Sedahkidul Khawatirkan Dampak Proyek Banyuurip

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy‎‎

Bojonegoro – Meski tidak masuk dalam area terdekat wilayah kerja proyek Lapangan Banyuurip, Blok Cepu yang berpusat di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Desa Sedahkidul, Kecamatan Purwosari merasa khawatir akan dampak kegiatan proyek di Lapangan Banyuurip. Sebab, secara letak geografis, Sedahkidul relatif berdekatan.

“Banyak warga yang khawatir terkena dampaknya. Warga merasa jaraknya cukup dekat,” kata warga setempat, Rasyidin kepada suarabanyuurip.com, Senin (4/1/2016).

Menurut dia, jarak yang terdekat dengan lokasi proyek adalah Dusun Pencol, Desa Sedahkidul. Dia memperkirakan, jaraknya kurang lebih sekitar 30 meter. Sebab, hanya terhalang oleh Kali (Sungai) Gandong yang berbatasan dengan Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam.

“Bisa dilihat sendiri berapa jarak kedekatannya,” imbuhnya.

Kepala Desa Sedahkidul, M. Choirul Huda, mengatakan, apa yang dikeluhkan warganya sudah lama terjadi. Dia pun pernah menyampaikannya ke Pemkab Bojonegoro.

Apa yang dilakukannya hanya sebagai bentuk aspirasi yang dia tampung dari warganya. Sehingga apabila suatu saat terjadi yang tidak diinginkan, pihaknya tidak ingin disalahkan.

Baca Juga :   PEPC Diminta Penuhi RTH 25 persen di J-TB

“Yang penting sudah kami sampaikan,” ujarnya.(Roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *