SuaraBanyuurip.com -Totok Martono
Lamongan – Warga di lima desa di wilayah Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur resah dengan banyaknya serangan ulat bulu yang masuk ke pemukiman warga.‬
‪Sedikitnya ada lima desa yang dilanda serangan ulat bulu, yaitu Desa Jugo, Manyar, Trosono, Kudikan dan Siman. Ulat bulu tersebut berasal dari pohon jati disepanjang tepi jalan antar desa dan tanaman lain dipemukiman warga.‬
‪”Serangaan Ulat bulu ini cukup meresahkan warga, Mas. Jika menempel di badan bisa bentol dan gatal- gatal semua,” kata salah satu warga Jugo, Handoko kepada SuaraBanyuurip.com.‬
‪Banyaknya ulat bulu yang sering masuk rumah, warga terpaksa setiap hari menutup pintu dan cendela rumah.‬
‪”Untuk mengantisipasi agar ulat tidak masuk rumah, semua pintu dan Jendela terpaksa kami tutup,” akunya.
Pj Kepala Desa (Kades) Jugo, Achmad Qusoyin membenarkan jika ada serangan ulat bulu yang telah melanda wilayahnya.‬
‪”Ulatnya dari pohon jati ditepi jalan dan pohon milik warga lainnya,” terang Qusoyin.
Banyaknya ulat bulu bisa dilihat dari daun-daun jati yang ‘gundul’ karena dimakan ulat bulu.‬ Hingga saat ini belum ada penanganan dari pemerintah untuk membasmi ulat bulu yang meresahkan warga tersebut.
‪”Selama ini warga hanya melakukan tindakan preventif membakar ulat bulu dipohon dengan oncor (obor) buatan,” pungkasnya.(tok)