SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban sampai tahun 2016, berharap besar terhadap kelanjutan proses eksploitasi gas di Desa Sumber, Kecamatan Merakurak, Tuban, Jawa Timur. Kabar terakhir pihak Operator Migas Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ), telah melakukan pemetaan ulang struktur sumur.
“Kabar terakhir masih dilakukan pemetaan ulang sumur,†kata Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Husain, kepada Suarabanyuurip.com, ketika ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.
Sampai saat ini Pemkab belum mengetahui bagaimana kelanjutan eksploitasi sumur gas tersebut. Apakah dilanjutkan pengeboran, atau dihentikan sampai ada pembeli yang berani menawar cadangan gas tersebut.
Tercatat pada 2013 lalu, hasil eksplorasi Sumber – A 1 cukup bagus, yaitu mendapatkan hasil rate gas dengan choke 32/64†sebesar 6.6 MMSCFD, dan kondensat 216 barel per hari (Bph). Lapangan Sumber diketahui menyimpan cadangan hidrokarbon yang cukup potensial.
“Pemkab berharap potensi tersebut mampu meningkatkan perekonomian daerah,†imbuhnya.
Ditanya terkait Plan Of Development (POD) Sumur Sumber, pihaknya belum memiliki gambaran detail. Padahal uji produksi lapangan Sumber 1 sudah selesai dilaksanakan sejak Bulan November tahun 2013 lalu.
“Belum memikirkan POD seperti apa, karena kelanjutan eksploitasi juga belum jelas,†ungkapnya.
Informasi terakhir yang diterima Pemkab bahwasannya Sumur Sumber statusnya sejak bulan Agustus 2015 lalu, masih proses pemetaan ulang struktur sumber dengan data hasil reprocessing data seismik sebelumnya.
Secara terpisah, Field Admin Superintendent JOB PPEJ, Akbar Pradima, belum memberikan konfirmasi terkait kelanjutan Sumur Sumber di awal tahun 2016.
Pesan singkat yang dikirimkan sejak pukul 15:16 WIB, sampai berita ini diturunkan belum mendapatkan balasan. (Aim)