SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bojonegoro, Jawa Timur, akan menngkroscek tenaga kerja asing yang terlibat di proyek Unitisasi Lapangan Gas Jambaran – Tiung Biru (J-TB).
“Kami belum update jumlah tenaga kerja asing sekarang ini,” kata Sekretaris Komisi B DPRD Bojonegoro, Lasuri, kepada suarabanyuurip.com, Kamis (19/7/2018).Â
Menurut komisi dewan yang membidangi masalah migas ini, dengan berjalannya proyek J-TB yang dioperatori oleh Pertamina EP Cepu (PEPC), harus ada pengawasan baik dari DPRD maupun Pemkab melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker).Â
“Kalau perlu, kita akan bersinergi dengan Disperinaker untuk inspeksi ke lapangan untuk melihat ada atau tidak tenaga kerja asing di J-TB,” tukasnya.Â
Dari data yang diterima Komisi B dari Kepolisian Resort Bojonegoro, jumlah tenaga kerja asing di Bojonegoro sekarang ini, hanya ada satu orang yang bekerja di Lapangan Banyuurip, Blok Cepu.Â
“Kalau cuma satu orang itu, kok saya rasa aneh ya. Jadi, perlu kroscek di J-TB juga,” imbuhnya.Â
Pengawasan terhadap pekerja asing di Bojonegoro perlu ditingkatkan terlebih Bojonegoro merupakan daerah penghasil migas.Â
“Bagian imigrasi juga harus terlibat dalam hal ini,” tukasnya.Â
Sementara itu, Public and Government Affair Manager PEPC, Kunadi, saat dikonfirmasi belum memberikan jawaban terkait hal ini.(rien)