SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Kondisi jalan menuju Lapangan Migas Banyuurip – Jambaran, Blok Cepu, yang sebelumnya berlubang dan pecah, kini mulai dilakukan perawatan dengan cara tambal sulam oleh Dinas Pengerjaan Umum (PU), Bojonegoro, Jawa Timur sejak bulan Desember 2015 lalu.
Dari pantauan Suarabanyuurip.com, tambal sulam jalan sepanjang sekira 4,2 kilo meter itu dilakukan mulai perempatan Pasar Desa Gayam hingga pertigaan Dusun Gledekan, Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam. Selain itu, juga ada jalan sepanjang sekira 100 meter yang dibangun dengan cara di cor. Tepatnya di utara kantor Kecamatan Gayam.
Salah satu warga Desa Mojodelik, Suparmi, mengaku, sudah sering dilakukan perawatan jalan dengan cara tambal sulam.
“Karena hanya ditambal sulam, tidak bisa bertahan lama kondisi jalan rusak kembali. Kalau yang ngerjakan adalah PU, karena kendaraan berplat merah PU sering dilokasi penambalan sulam jalan,” katanya kepada suarabanyuurip.com, Kamis (14/01/2016).
Dijelaskan, kerusakan jalan terparah sepanjang sekira satu kilo meter dari jembatan dekat kantor Kecamatan Gayam kearah selatan hingga pertigaan Gledekan. Kondisi badan jalan pecah-pecah dan aspalnya terkelupas merata. Hingga membuat batu yang pada tahun lalu dibuat menambal sulam berserakan. Sehingga membahayakan bagi pengguna jalan.
“Alhamdulillah saat ini sudah mulai ditambal sulam lagi, dan semoga kedepan dibangun dengan lebih bagus tidak hanya ditambal sulam saja, sehingga dapat lebih memperlancar arus Lalu-lintas yang ada,” ungkapnya.
“Kalau total dari perempatan Pasar Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu kurang lebih 8 kilo meter, tapi kalau mulai dari perempatan Pasar Desa Gayam hingga pertigaan Gledekan panjangnya sekira 4,2 kilo meter,” sambung Nardi warga Gayam. (Roz)