SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Pertamina EP Cepu (PEPC), operator unitisasi Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB)‎ menggelar‎ kegiatan workshop, evaluasi, rencana dan tindaklanjut dalam program peningkatan kualitas sandang batik di Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu (17/1/2016).
Program workshop itu diikuti oleh kelompok pengrajin batik di wilayah kerja PEPC yang tergabung dalam Batik Training Centre (BTC). Diantaranya‎, Sekar Rinambit dari Desa Dolokgede, Widjojo Desa Pelem, Sinar Rejo Desa Bandungrejo, Ngudhi Sadhono Desa Kaliombo, dan Sumber Sari Desa Kalisumber.‎
Hadir dalam acara tersebut adalah Camat Tambakrejo, Ngasiadji, Kepala Desa Dolokgede, Â Nunuk Sri Rahayu.Â
“Mudah- mudahan program ini bisa menjadikan kemandirian kelompok batik dan tentunya menjadikan Desa Mandiri,” kata Field Publik and Government Affairs Superintendant PEPC, Edy Purnomo kepada Suarabanyuurip.com.
Dia melihat masyarakat khususnya dari para kaum ibu yang semangat dan antusias menjadi pengrajin batik. Setidaknya hal itu dibuktikan dari hasil karya batiknya yang sudah digunakan untuk seragam.
“‎Semangat ibu – ibu yang luar biasa.Terbukti hasil batiknya sudah bisa digunakan sebagai seragam. Luar biasa. Matoh,” imbuhnya menegaskan.
Menurut dia, secara khusus, PEPC menyatakan kebanggaan‎ dengan semangat para pengrajin batik dan diharapkan semoga menjadi pilot project untuk memberikan virus positif warga-warga yang lain ikut serta dalam meningkatkan nilai ekonomi lewat kemandirian program ini.
“Tentunya harapan kami akan muncul centra – centra batik di wilayah kerja PEPC dan menjadi tujuan wisata untuk berbelanja batik,” tuturnya.
(Roz).