PT BBS Tidak Ada Peluang Kelola Gas

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Operator Lapangan Sukowati, Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) menyatakan, tidak ada peluang bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) milik Pemkab Bojonegoro, Jawa Timur, untuk mendapatkan gas.

“Kalau sekarang, tidak ada sumber atau produksi yang bisa dikelola oleh BUMD Bojonegoro,” ujar Field Operation Supt JOB P-PEJ, Fauzy A Mayanullah, kepada Suarabanyuurip.com beberapa waktu lalu. 

Tidak adanya peluang PT BBS untuk mengolah gas suar bakar di Pad A Sukowati, Dusun Plosolanang, Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, dikarenakan produksi yang menurun. Produksi minyak sekarang hanya mencapai 16.000 Bph sedangkan gas hanya 17 MMSCFD.

“Didalam 17 MMSCFD itu, kita punya sekitar 25% CO2 yang tidak bisa dimanfaatkan, dan hanya 14 MMSCFD yang bisa dimanfaatkan untuk gas jual,” tukasnya. 

Saat ini, pengolahan gas suar bakar hanya dikelola oleh PT Gazuma di Lapangan Mudi, Kabupaten Tuban. Bahkan, yang diolah adalah gas seadanya termasuk CO2 yang diambil bekisar 10-12 MMSCFD. 

Baca Juga :   Dishub Monitoring Penyeberangan Bengawan Solo

Seperti diketahui, saat ini PT BBS bersama mitranya PT Intermedia Energi tengah mengupayakan perjanjian jual beli gas dengan Kementerian ESDM untuk mendapatkan gas Sukowati. Pembangunan fasilitas pengolahan gas suar bakar  di Dusun Plosolanang, Desa Campurejo tersebut, sempat tertunda selama kurang lebih 4 tahun. (Rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *