SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Suyoto, meminta kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) untuk mewujudkan kedaulatan energi di wilayahnya menyusul adanya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 146 Tahun 2015 tentang Pelaksanaan Pembangunan dan Pengembangan Kilang Minyak di Dalam Negeri.
“Saya sangat mendukung Presiden untuk wujudkan kedaulatan energi. Maka dari itu, Perpres ini harus segera direalisasikan,” ujar Kang Yoto, sapaan akrab Bupati Bojonegoro kepada suarabanyuurip.com, Kamis (20/1/2016).
Kedaulatan energi yang dimaksud  tidak hanya pada jumlah cadangan dan produksi minyak. Tapi juga minyak dalam bentuk olahannya.
Kilang mini seperti PT Tri Wahana Universal (TWU) yang ada di Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, membuat Indonesia semakin tidak tergantung minyak impor.
“Saya berharap agar pemerintah pusat secepatnya memberikan kepastian alokasi minyak kepada TWU,” tandasnya.
Sebab dengan belum adanya kepastian tersebut TWU telah melakukan penutupan kilang mininya.Padahal keberadaan  TWU membawa dampak positif bagi masyarakat Bojonegoro.
“Sebuah ironi jika selama ini kita berkoar-koar jangan import BBM. Kalau perlu bangun tiga atau empat lagi kilang mini di Bojonegoro,” tegasnya.
Dengan adanya kilang mini di Bojonegoro, maka kebutuhan BBM di Jawa Timur dapat dipenuhi semua, devisa dapat dihemat, dan ekonomi lokal naik. Karena itu, Suyoto menyatakan, akan terus mendukung BUMD dan swasta untuk membangun kilang mini di Bojonegoro sehingga Pertamina dapat memanfaatkan produknya.
“Makanya, untuk mewujudkan ketahanan energi ini tak sekedar slogan, namun ada langkah nyata yang harus diperbuat sekaligus dukungan dari semua pihak. Kalau perlu bangun tiga atau empat lagi kilang mini di Bojonegoro,” pungkasnya.(rien)