SuaraBanyuurip.com – Ali Imron
Tuban – Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Perhutani Tuban, Jawa Timur, memastikan pipa minyak dari dua perusahaan industri hulu Migas Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ), dan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) aman. Kepastian terebut diperoleh pasca dilakukannya uji keamanan pipa terhadap lahan kompensasi berdekatan dengan RPH Sigagak, KPH Tuban beberapa waktu lalu.
“Hasil uji kemanan lahan kompensasi telah disampaikan di Kementrian Perhutani Pusat,” kata Kepala Humas KPH Perhutani Tuban, Sueb, kepada suarabanyuurip.com, ketika ditemui di ruang kerjanya, Kamis (21/01/2016).
Dia menyebutkan pipa minyak milik JOB PPEJ berada di petak 2, dengan luasan lahan kompensasi 5 hektar. Sedangkan pipa EMCL berada di petak 4, BKPH Sundulan, luasan lahan yang digunakan 10 hektar.
Diketahui, uji keamanan lahan kompensasi pipa dilakukan di Desa Minohorejo, Kecamatan Widang, Tuban, berdekatan dengan RPH Sigagak. Penyebabnya letak penanaman pipa kedua perusahaan Migas, melewati pemukiman penduduk setempat.
Sehingga upaya tersebut sangat diperlukan, dan dilakukan uji keamanan setiap waktu.
“Uji lahan untuk memastikan keamanannya,” imbuhnya.
Pihaknya berharap, luasan lahan kompensasi yang menjadi jalur pipa tetap aman. Sehingga masyarakat setempat tidak khawatir, apabila terjadi kebocoran atau hal yang tidak diinginkan.
“Jangan sampai merugikan warga setempat,” pungkasnya.(aim)