Penggunaan Lahan Pengembangan Migas Pad C Sukowati Belum Ada Kejelasan

FOTO ILUSTRASI : Rig pengeboran minyak di Lapangan Migas Sukowati Pad B di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.

Suarabanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Lahan pengembangan sumur migas baru Pad C Sukowati di Dusun Karang, Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur hingga kini belum jelas kepastiannya. Saat ini, masih belum ada update terbaru terkait perkembangan migas Pad C Sukowati tersebut.

“Untuk saat ini kami di field masih menunggu update terbaru,” kata Public Relation PT Pertamina EP Sukowati Field Eko Yudha Prawira.

Dia mengatakan, pengembangan sumur migas baru Pad C Sukowati di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk merupakan isu regional. Sehingga dari Pertamina EP Sukowati Field hanya bisa menunggu.

Sebelumnya, Anggota Komisi B DPRD Bojonegoro Lasuri mengatakan, penggunaan lahan untuk pengembangan sumur migas baru Pad C Sukowati di Desa Banjarsari harus segera diputuskan. Sebab, rencana pengembangan sumur migas ini sudah berjalan semenjak awal 2021 lalu.

Dia mengatakan, Pertamina EP Sukowati Field segera memastikan lahan yang akan digunakan dan mempercepat proses eksplorasi. Sebab, saat ini sumber pendapatan Bojonegoro dari migas terbesar masih disumbang Blok Cepu.

Baca Juga :   Lapangan Migas Pad C Sukowati di Bojonegoro Batal Digarap Tahun 2024

Untuk diketahui investasi awal pengembangan sumur di Banjarsari mencapai 16 juta US atau setara Rp 231 miliar. Lapangan migas Pad C ini akan menyedot minyak dari bawah Alun-alun dan Pendapa Pemkab Bojonegoro.

Cadangan minyak di Pad C Sukowati mencapai 1 sampai 3 juta barel, akan tetapi ini tidak bisa diserap semua. Sebab, yang bisa dinikmati hanya 500 ribu sampai 1,5 juta barel dapat diserap atau diproduksikan.(jk)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA BANYUURIP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *