Kebutuhan Elpiji Melon Terus Meningkat

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Kebutuhan Elpiji 3 Kg atau yang sering disebut Elpiji Melon terus mengalami peningkatan di wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Kenaikan tersebut diprediksi seiring dengan pertumbuhan ekonomi penduduk dan peningkatan jumlah penduduk disuatu daerah.

Hal itu diungkapkan oleh, Tulus Prasetyo, Kasubbag Prasarana Perekonomian dan Lingkungan Hidup, Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Blora, Selasa (26/1/2016).

Dia mengugkapkan, setiap tahun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora selalu mengajukan penambahan kuota Elpiji 3kg kepada Pertamina.

“Kita ajukan penambahan kuota 10% setiap tahun, untuk tahun 2015 hanya terealisasi 5,76%. Termasuk untuk tahun 2016 ini kita juga mengajukan penambahan 10 %,” kata dia.

Pengajuan tambahan kuota tersebut, menurut dia, diajukan terlebih dahulu melalui provinsi Jawa Tengah. Karena nanti yang membagi kuota adalah Provinsi.

“Kalau Pertamina pada dasarnya siap untuk memberikan berapapun jumlah kuota yang diajukan oleh pemerintah,” jelasnya kepada suarabanyuurip.com.

Dari data realisasi tahun 2015, Kabupaten Blora mendapat jatah Elpiji 3 kg 4.601.667. Kondisi tersebut naik 5,44 % dari relisasi Elpiji tahun 2014 sebanyak 4.364.260. Di tahun 2014 tersebut mengalami kenaikan 2,04% dari realisasi tahun 2013.

Baca Juga :   EPC 5 Tegaskan Tak Gunakan Galian C Ilegal dari Blora

“Kondisi peningkatan tersebut menunjukkan bahwa tingkat konsumsi gas elpiji 3 kg terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun,” pungkasnya. (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *