SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Jaringan Informasi Masyarakat (JIM) Bojonegoro, Jawa Timur melakukan deklarasi internet produktif. ‎Deklarasi dilakukan dengan membubuhkan tanda tangan untuk mendukung program JIM Bojonegoro sebagai agen informasi dan promosi potensi desa.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Bojonegoro, Kusnandaka Tjatur Prasetyo, mengungkapkan, pesatnya akses informasi harus disertai inovasi.
“Kalau informasinya itu – itu saja akan ditinggalkan,” ujar Tjatur, Rabu (27/1/2015).
Karena itu, dengan adanya program JIM, masyarakat diharapkan dapat melakukan inovasi dibidang informasi melalui pemanfaatan internet. Termasuk berkaitan dengan menuliskan informasi tentang potensi desa. Menurut dia, langkah tersebut dinilai lebih baik dan produktif.
“Diakui atau tidak pemuda di sekitar kita hanya menghabiskan waktu dengan secangkir kopi berjam – jam,” ucapnya.‎
Dia menambahkan, dengan menulis juga akan menciptakan rangkaian sejarah bagi masa depan. Menulis dibutuhkan pengorbanan dan keikhlasan.
Juru bicara dan Humas ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL), Rexy Mawardijaya, berpendapat kolaborasi yang dilakukan JIM, EMCL, dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro dapat membantu masyarakat agar dapat menggunakan internet lebih produktif.
Dia berpesan agar tetap konsisten untuk menjalankan program yang sudah berjalan. Adanya program JIM dapat berfungsi untuk terus meng-update setiap informasi tentang potensi desa. Disamping itu, media sosial juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana promosi.
“Kalau bikin mudah, yang lebih sulit bagaimana tetap konsisten. Mudah – mudahan dengan adanya JIM setiap informasi bisa up dating,” ucapnya.Â
Sementara itu, deklarasi dilakukan serentak bersama 200 peserta seminar menulis kreatif, Kepala Diskominfo, dan EMCL di Pendapa Pemkab Bojonegoro.(Roz)