SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Kebakaran yang bersumber dari kebocoran pipa distribusi minyak mentah dari Distrik Nglobo KSO Pertamina PT GCI, merembet hingga mencapai 2 Kilo Meter (Km) meyusuri kali (sungai) yang berada di hutan setempat.
Tumpahan minyak yang disertai api tersebut mengalir dari hulu hingga hilir terjadi di petak 4031 RPH Kejalen BKPH Ledok Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Menurut Asisten Perhutani (Asper) BKPH Ledok, Sudarto, api berjalan hingga mencapai 2 Km menyusuri kali yang berada ditengah hutan.
“Dari sini (red-Dukuh Kalirejo) pusat api, hingga berakhir di Dusun Kejalen,†ungkapnya kepada suarabanyuurip.com, Jum’at (29/1/2016).
Mengenai kerugian, akibat peristiwa tersebut, pihaknya mengaku belum bisa memastikan. “Kami belum bisa menaksir berapa kerugian yang diderita,†jelasnya.
Untuk diketahui, api yang menyembur dari pipa jaringan distribusi tersebut mengakibatkan pohon yang berada di hutan hangus terbakar. Luberan minyak mentah juga mengalir sepanjang kali yang berada di dalam hutan.
“Nanti bisa koordinasi dengan atasan terkait dengan kerugian yang dialami Perhutani,†sarannya. (ams)