SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Pekerja temukan dua lubang pipa yang disumbat dengan plastik dan kayu pada pipa distribusi minyak mentah dari Distrik Nglobo, Kecamtan Jiken menuju Main Gathering Station (MGS) Mengggung Pertamina EP Asset 4 Field Cepu.
Hal itu diungkapkan oleh Kapolsek Sambong, AKP Joko Priyono, kepada suarabanyuurip.com, Jum’at (29/1/2016).
Menurutnya, sumbatan tersebut diketahui saat pekerja melakukan penggalian pipa untuk melihat kondisi pipa.
“Ada dua lubang pada pipa yang disumbat dengan plastik dan kayu,†uangkapnya.
Dia menjalaskan, bahwa kondisi pipa tersebut dimungkinkan telah aus. Itu terbukti dari temuan dua lubang yang disumbat dengan plastik dan kayu dan terlihat ada rembesan minyak dari pipa.
“Mungkin pipanya sudah aus. Karena ditama didalam tanah dan diatasnya dibangun talud,†jelasnya.
Setelah api berhasil dijinakkan, lanjutnya, kepolisian langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Kita temukan dalam kondisi demikian,†tandasnya.
Pihaknya mengaku, masih mendalami kasus tersebut. Namun berbeda yang disampaikan oleh Legal and relation PT GCI, Danardono Hermawan. Dia mengaku, tim HSSE PT GCI, mengklaim bahwa pipa yang digunakan untuk distribusi minyak mentah tersebut masih layak.
“Sering melakukan inspeksi rutin. Kalaupun ada yang sudah tidak baik pasti akan kami ganti,†kata dia.
Menurutnya, kemungkinan bocor akibat usia pipa yang sudah tua sangat kecil. (ams)