Kebakaran Pipa GCI Tidak Ada Kesengajaan

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Dari hasil pemeriksaan para saksi yang dilakukan oleh Polsek Sambong, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, tidak menemukan unsur kesengajaan dalam peristiwa kebakaran pipa milik KSO Pertamina PT Geo Cepu Indonesia (GCI) di Jalan Cepu-Blora beberapa waktu lalu.

Menurut Kapolsek Sambong, AKP Joko Priyono, dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan beberapa saksi, dinyatakan tidak ada unsur kesengajaan.

“Ada lima saksi yang telah diperiksa. Dua orang dari GCI, satu orang dari Perhutani dan dua orang merupakan korban pipa terbakar,” ungkapnya kepada suarabanyuurip.com, senin (1/2/2016).

Dia menjelaskan, kebocoran yang terjadi murni disebabkan oleh pipa yang telah dimakan usia.

“Pipa telah aus,” ungkapnya.

Adanya kebocoran tersebut, mengakibatkan rembesan minyak dari dalam tanah dan diduga dimanfaatkan orang untuk mengambil minyak mentah dari pipa.

“Sejauh ini belum ada besaran potensi kerugian yang dialami oleh GCI,” jelasnya.

Dia melanjutkan, pipa yang mengalami kebocoran tersebut telah ditutup rapat dengan materian besi pelat. Sehingga tidak lagi terjadi

rembesan.

“Sudah dicoba dengan tekanan besar, dan ternyata sudah tidak mengalami kebocoran,” ujarnya.

Baca Juga :   DPRD Minta K3S Genjot Produksi

Sementara itu, Legal and Relation PT GCI, Danardono Hermawan, mengaku, jika pipa yang mengalami kebocoran tersebut segera akan dilakukan pembaharuan.

“Itu pasti diganti, pipa sudah disiapkan silahkan jika

ingin memantau perbaikan,” ungkapnya melalui pesan singkat.

Terkait berapa panjang yang akan diganti, pihaknya mengaku tidak tahu. “Secara teknis panjangnya berapa saya belum tahu,” jelasnya.

Dari keterangan petugas lapangan, hari ini mulai dilakukan pengecekan pipa untuk dilakukan perbaikan.(Ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *