Lagi, Pengurus KSB Mangkir Hearing Gagal

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban – Untuk kesekian kalinya hearing (rapat dengar pendapat) antara Komisi C DPRD Tuban, Jawa Timur, bersama pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (TTID) Kwan Shing Bio (KSB), tidak membuahkan hasil. Penyebabnya pihak panitia pelantikan terhadap 15 pengurus terpilih, tidak bersedia menghadiri undangan pertemuan.

“Kami sangat kecewa dengan pihak panitia KSB,” kata Ketua Komisi C DPRD Tuban, Maratun Sholihah, kepada suarabanyuurip.com, ketika ditemui usai hearing di gedung DPRD Tuban, Senin (1/2/2016).

Selama ini DPRD serius memfasilitasi atas penyelesaian konflik yang mendera KSB. Tetapi panitia TTID KSB malah terkesan tidak berniat menyelesaikan konflik selama 2,5 tahun tersebut.

“Kalau hearing hanya dihadiri satu pihak tidak ada ujungnya,” imbuhnya.

Hearing yang berjalan searah tersebut, dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD, anggota Komisi C DPRD, Kepala Kesatuan Pembangunan Politik (Kesbangpol) Pemkab Tuban, Aguk, dan Forum penyelamat TTID KSB yang dihadiri oleh Go Tjoh Ping.

Sementara, Ketua Forum penyelamat TTID, Go Tjoh Ping, tetap mendesak DPRD maupun Pemkab Tuban, segera memanggil pihak panitia pelantikan pengurus. Penyebabnya hanya itu yang dapat dilakukan oleh forum.

Baca Juga :   Wabup Akan Pecat Pejabat Pengemplang Pajak

“Satu-satunya jalan panitia harus dipanggil,” sambungnya.

Diketahui, informasi yang diterima Suarabanyuurip.com, kekisruhan bermula ketika pengurus mengangkat panitia pemilihan bulan Juni 2012. Selang satu tahun panitia baru melaksanakan pemilihan pengurus (11/08/2013), hasilnya telah terpilih 15 pengurus, dan 5 penilik sah.

Sekira tanggal 23 Agustus 2013, panitia mengundang calon ketua atau pengurus terpilih, melakukan Pwak Pwe di hadapan Yang Mulia Kong Co Kwan Sing Tee Koen. Tanpa ada alasan yang jelas, mendadak panitia pemilihan menghentikan acara tersebut.(aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *