SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Masyarakat Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menuntut kepada operator migas Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina – Petrochina East Java (JOB P-PEJ) memberikan kompensasi sebesar Rp2,4 Juta tiap bulan.
Tuntutan tersebut disampaikan warga setelah mereka mencium bau gas H2S dari pemboran Pad A Lapangan Sukowati.
“Kompensasi itu sudah masuk akal, selama ini kami bersabar meski mencium bau busuk,” kata Sumini saat berkumpul di balai desa setempat, Senin (1/2/2016).
Ibu dua anak ini mengaku, bau paling menyengat dirasakan warga sejak minggu malam. Karena tidak pernah mendapat tanggapan dari JOB P-PEJ maka sepakat untuk melakukan aksi demo.
“Dulu lima tahun yang lalu masih dapat kompensasi uang Rp105.000 tiap tiga bulan sekali, lambat laun turun jadi Rp16.000 dan tidak dapat sama sekali,” ujarnya sambil menggendong anaknya.
Sementara itu, Kepala Desa Sambiroto, Sudjono mengatakan, warganya berjumlah 860 Kepala Keluarga (KK) atau 3200 jiwa . Radius 600 meter dari lokasi Pad A ada di Rt 7 sampai 13.
“Radius paling dekat 300 meter, dusun Kedungbajul ada di Rt 8 sampai 12,” ungkapnya.(rien)