Industri Tambang dan Migas Dongkrak Pemakaian Listrik

Industri Tambang dan Migas Dongkrak Pemakaian Listrik

SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia

Bojonegoro – Industri tambang dan migas di Kabupaten Tuban dan Bojonegoro, Jawa Timur, mendongkrak pemakaian listrik di PT PLN (Persero) Area Bojonegoro. Sekalipun sebagian besar pelanggan masih didominasi rumah tangga.

“Pencapaian penggunaan listrik untuk sektor industri sebesar 60 persen,” kata Humas PT PLN Area Bojonegoro, Hekso Wisoto kepada suarabanyuurip.com, Minggu (28/4/2019) kemarin.

Pemakaian listrik terbesar sektor industri tersebut untuk kebutuhan listrik di pabrik Semen di Tuban, baru kemudian migas di wilayah Bojonegoro. Hanya saja, Hekso belum bisa merincinya. 

“Kami belum bisa memberikan data secara detail terkait kebutuhan listrik di sektor industri migas,” ujarnya.

PLN Are Bojonegoro menargetkan penjualan listrik tahun 2019 sebesar 3,4 miliar KiloWatthour (KWh). Jumlah tersebut lebih besar dibanding dengan tahun 2018 sebesar 2,7 miliar KWh.

Untuk diketahui, PLN Area Bojonegoro hingga saat ini bau memiliki satu gardu induk di Desa Pacul sebesar 150 MVA. Jumlah tersebut untuk memenuhi kebutuhan listrik rumah tangga maupun industri di Bojonegoro di area kerjanya. (rien)

Baca Juga :   PETRONAS Indonesia Aktif Mendorong Pengembangan SDM di Jawa Timur

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *