Flu Burung Serang Peternak Puyuh

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Lamongan – Peternak burung puyuh di Desa Datinawong, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur resah dengan banyaknya burung peliharaan yang mati mendadak. Diperkirakan kematiannya akibat terserang wabah penyakit flu burung.

Menurut salah satu peternak burung puyuh, Abdullah, matinya burung puyuh secara mendadak sudah terjadi selama empt hari terakhir. Belasan burung puyuh dalam kandang yang sebelumnya sehat mendadak mati.

“Setiap pagi pasti ada burung puyuh yang mati. Tanda-tandanya seperti terserang flu burung,” kata Abdulah, kepada Suarabanyuurip.com.

Upaya pencegahan yang dilakukan agar tidak semakin merebaknya penyebaran penyakit flu burung hanya melakukan tindakan konvensional, yaitu membakar dan mengubur burung puyuh yang mati.

“Selain itu juga membersihkan kandang dan menyemprotkan disenfektan keseluruhan kandang burung,” ungkapnya.
Dia mengaku, belum ada penanganan dari pihak Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk menanggulanginya agar penyakit yang tergolong keras tersebut.

“Belum ada penanganan dari pihak Pemkab untuk menanggulangi merebaknya flu burung,” keluhnya.

Kades Datinawong, Mudzakir, membenarkan jika flu burung mulai menyerang burung puyuh yang dimiliki para pembudidaya burung puyuh di wilayahnya.

Baca Juga :   Oknum Wartawan Diganjar 5 Bulan Penjara

“Dari data yang masuk ke kami, sudah ada dua peternak yang telah melaporkan burung peliharaanya terserang flu burung,” papar Mudzakir.

Mudzakir mengaku, pihaknya sudah melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lamongan.

Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lamongan, Bruno, hingga berita ini ditulis belum bisa dikonfirmasi tentang wabah Flu Burung itu.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *