SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Lantaran kecewa dengan sikap bagian SDM, dan perekrutan Tenaga Kerja (Naker) PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Tuban, Jawa Timur, aliansi Karang Taruna (Kartar) 10 desa ring 1 mengancam melakukan aksi sweping Naker di luar ring 1.
Ancaman tersebut muncul pasca tidak adanya kepastian, data Naker ring 1 yang telah bekerja di induk perusahaan maupun anak perusahaan BUMN tersebut.
“Kami kaget sekelas BUMN tidak memiliki data Naker ring 1,†kata salah seorang ketua Kartar ring 1 PT SI, Antok, kepada Suarabanyuurip.com, ketika ditemui di lingkungan PT SI, Sabtu (06/02/2016).
Padahal data tersebut sifatnya sangat urgen untuk mengetahui persebaran Naker ring 1. Berapa jumlah warga ring 1 yang telah bekerja, maupun yang belum harus dipetakan.
Tercatat, sekira 26 desa masuk ring 1 PT SI, menyebar di Kecamatan Kerek, Merakurak, dan Jenu, Tuban.
“Kalau tidak ada datanya bagaimana pemerataan perekrutan Naker,†tandasnya.
Menyikapi hal tersebut, Kartar memberikan tenggang waktu 4 hari, terhadap PT SI terhitung pertemuan lanjutan hari Jumat (05/02/2016) sore kemarin. Diketahui, selang waktu 4 yang jatuh hari Selasa (09/02/2016) tersebut, PT SI kembali di panggil hearing bersama DPRD, Pemdes ring 1, Kartar, dan anak perusahaan SI.
“Saat hearing kami minta data harus sudah ada,†pintanya.
Sementara, Kepala Dinas Sosial dan Ketenagakerjaan (Dinsosnaker) Tuban, Nur Jannah, melerai ancaman yang dilontarkan oleh Kartar. Sebaiknya Kartar bersabar dahulu sampai hearing tiba.
Pihaknya sempat terkejut mendengarkan statment dari Biro Humas dan CSR PT SI, bahwasanya perusahaan belum memiliki rekapan data valid Naker dari ring 1.
Selain itu, temuan Pemda, PT Swabina Gatra selaku anak perusahaan SI, disinyalir telah meminta uang regristrasi terhadap calon Naker.
“Sekira Rp 3 juta per kepala,†sambungnya.
Padahal secara aturan praktik tersebut melanggar UU 20 tahun 2001, terkait pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (TPK). Lambat laun hal tersebut bakal merugikan perusahaan, dan masyarakat.
“Kami baru melengkapi data, dan saksi sudah ada,†tegasnya.
Terpisah, Kabiro Humas dan CSR PT SI, Wahyu Darmawan, mengakui sampai saat ini pihaknya belum memiliki rekapan data Naker dari ring 1. Rata-rata yang memiliki anak perusahaan.
Diketahui, PT SI memiliki 8 anak perusahaan diantaranya, PT United Tractors Semen Gresik (UTSG), PT Swabina Gatra (SG), PT Industri Kemasan Semen Gresik (IKSG), dan PT Varia Usaha.
“Kami janji saat hearing sudah ada datanya,†pungkasnya. (Aim)