Bupati : TWU Sudah dapat Jatah Minyak Mentah

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro –  Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Suyoto, mengatakan, pemilik kilang mini PT Tri Wahana Universal (TWU) di Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu, telah mendapatkan jatah minyak mentah dari pemerintah dan operator migas Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).

“Alhamdulillah, kita mati-matian ikut mendukung TWU mendapatkan jatah minyak mentah itu,” ujar Bupati Bojonegoro, Suyoto kepada suarabanyuurip.com, Rabu (10/2/2016).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mendukung TWU karena pembangunan kilang mini sangat dianjurkan oleh semua pihak.  Karena itu ketika di Bojonegoro terdapat kilang mini milik PT TWU tidak seharusnya dimatikan.

“Ya tidak logis kalau dimatikan, jadi harus didukung untuk mendapatkan jatah minyaknya,” imbuh Suyoto.

Untuk sementara ini, informasi yang didapat PT TWU baru mendapat jatah dari pemerintah sebesar 10.000 barel per hari (BPH). Sedang 6000 bph dari PEPC belum ada kepastian.

“Info yang saya terima, terakhir PT TWU sanggup menerima harga sesuai di titik serah atau FSO Gagak Rimang sesuai ICP,” pungkasnya.

Baca Juga :   Pekerja Proyek Gas JTB Wajib Swab Antigen Dua Minggu Sekali

Sebelumnya, PT Triwahana Universal (TWU) telah menghentikan operasinya pada 20 Januari 2016 lalu, karena belum mendapatkan pasokan minyak mentah sebesar 16.000 bph dari pemerintah maupun PEPC. Akibatnya, ratusan kenek dan supir yang tergabung di empat jasa transporter menganggur karena tidak dapat menganggkut BBM industri.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *