BPBD Siagakan 14 Perahu Karet

SuaraBanyuurip.com -Ali Imron

Tuban – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, saat ini langsung menyiagakan 14 perahu karet miliknya. Persiapan tersebut akibat menyalanya signal Early Warning Sistem (EWS) Bengawan Solo, atau peringatan dini banjir di beberapa titik pantau hulu.

“Kami mendapat kabar dari Ngawi, signal EWS nyala semalam pukul 24:00 WIB,” kata Sekretaris BPBD Tuban, Joko Ludiono, kepada Suarabanyuurip.com, ketika ditemui di kantornya, Jumat (12/02/2016).

Pasca mendapakan kabar, pihaknya langsung berkoordinasi dengan seluruh tim yang berada di setiap kecamatan. Selain itu, anggota Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) juga disiagakan, serta diminta menginformasikan ke seluruh warga.

“Warga harus mengetahui sejak dini sehingga lebih siap, ujarnya.

Dugaan awal menyalanya signal EWS, akibat dibukanya pintu pembuangan (Spilway) Bendungan Gajah Mungkur Wonogiri. Tetapi pasca berkomunikasi dengan petugas setempat Spilway masih tertutup.

“Bendungan gajah Mungkur ternyata masih aman,” tambahnya.

Diketahui, sejak empat hari terakhir seluruh Daerah Aliran Sungai (DAS) mulai hulu sampai hilir diguyur hujan. Diantaranya titik pantau di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, dan Kabupaten Magetan Jawa Tengah. Sehingga dalam pekan ini Tuban dipastikan bakal mendapat kiriman air dari hulu.

Baca Juga :   Bojonegoro Batal Hutang Bank

Sesuai prakiraan Badan Meterorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), puncak musim penghujan terjadi bulan Pebruari 2016. Bersamaan pula puncak pasang air laut juga terjadi bulan ini, ditambah belum semua DAS Bengawan Solo Tuban memiliki tanggul permanen.

“Tiga hal tersebut menyebabkan banjir setiap tahunnya,” ungkapnya.

Selain itu, beberapa anak sungai Bengawan Solo juga ikut meluap, diantaranya Kali kening di Kecamatan Parengan, Kali Jambon di Desa Sumurgung, Kecamatan Tuban, dan Sungai Suru di Desa Pucangan, Kecamatan Palang.

“Sehingga kami siapkan 14 perahu karet untuk proses evakuasi,” jelasnya.

BPBD juga menyiapkan 1.000 bantuan paket Sembako. 363 paket Sembako diantaranya telah dibagikan langsung oleh Bupati Tuban, Fathul Huda, di Kecamatan Parengan, sebanyak 160 paket. Sekira 50 paket Sembako langsung dibagikan oleh Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Husain, di Kecamatan Rengel.

“Sisanya 153 paket dibagikan tim BPBD langsung di Kecamatan Soko,” pungkasnya. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *