SuaraBanyuurip.com – Ali Imron
Tuban – Amukan si Jago merah kembali terjadi di sebuah rumah milik Sarkam (45), Dusun Randuanak, Desa Bhektiharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Insiden tersebut berlangsung singkat sekira pukul 12:00 WIB , dan langsung menghanguskan seluruh isi rumah.
“Kebakarannya sangat cepat dan tidak ada barang yang dapat diselamatkan,” kata Kapolsek Semanding, AKP Lumban, kepada suarabanyuurip.com, ketika dikonfirmasi melalui teleponnya, Kamis (18/02/2016).
Insiden tersebut disinyalir berawal dari hubungan arus pendek, atau konsleting listrik di bagian belakang rumah. Akibat rangka rumah berasal dari kayu, sehingga api dengan cepat merambat ke bagian depan rumah.
Beruntung ketika itu seluruh penghuni sedang tidak berada di rumah. Ada yang masih di sawah, dan enam anaknya masih di luar rumah.
“Sarkam saat itu masih di sawah bercocok tanam,” imbuhnya.
Tak sampai 40 menit, api berhasil dipadamkan oleh Pemadam Kebakaran (Damkar), dan warga setempat. Naas tak satupun benda berharga milik korban yang selamat. Di antaranya Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), surat tanah, perhiasan emas, uang tunai, dan dokumen penting lainnya.
“Semuanya ludes tak tersisa,” tambanhnya.
Sementara, pihak kepolisian belum mengetahui berapa kerugian atas insiden kebakaran tersebut. Penyebabnya korban masih sock dan sulit diajak komunikasi.
Sementara, Manajer Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Frans Supriyadi, membenarkan, penyebab kebakaran akibat konsleting listrik.
“Kisaran kerugiannya ditaksir Rp 150 juta,” sambungnya.(aim)