Kebutuhan Perluasan Lahan Belum Jelas

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora – Meski telah santer kabar beredar bahwa Lapangan Terbang (Lapter) Ngloram bakal diaktifkan kembali, yang diperkirakan bakal membutuhkan lahan tambahan. Hanya saja, hingga saat ini lahan yang diperlukan untuk perluasan Lapter Ngloram di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah belum jelas. Hal itu, terbukti belum adanya komunikasi terkait pembebasan lahan untuk keperluannya.

“Luasan lahan yang dibutuhkan belum tahu. Kira-kira berapa hektar juga belum jelas,” kata Camat Cepu, Mei Naryono, kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (18/2/2016).

Menurutnya, dari gambaran, lahan yang dimiliki kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM itu sudah cukup untuk landasan pacu. Namun demikian, ada kemungkinan lahan yang dibutuhkan sebagai sarana pendukung keberadaan lapangan terbang.

“Dari pihak desa juga belum diajak komunikasi terkait pembebasan lahan,” jelasnya.

Intinya dalam aktivasi Lapter Ngloram, lanjut dia, tergantung pada
Presiden Republin Indonesia. “Kalau pak  Presiden oke, ya bisa
terwujud,” kata dia.

Menurutnya, warga tetap berharap adanya aktivasi Lapter tersebut bisa terwujud. “Warga yang ada di Ibukota juga berharap, dan pemilik perusahaan juga banyak yang
berharap,” ungkapnya.

Baca Juga :   Kekeringan di Lamongan Terus Meluas

Dengan adanya pengaktifan Lapter, diyakini dapat membawa efek domino. “Dari sisi harga lahan akan mengalami kenaikan. Perkembangan ekonomi akan semakin tumbuh,” jelasnya.

“Harapannya bisa memberi kemudahan disegala ruang, baik segi bisnis
dan kerja. Kabupaten sekitar, bisa memanfaatkan dengan diaktifkannya
lapangan,” ungkapnya.

Terlebih, di Bojonegoro terdapat proyek Blok Cepu yang diperkirakan lebih membutuhkan bandara. “Untuk perjalanan Jakarta dan Bandung, sangat membantu. Karena dari pengamatan, banyak masyarakat yang melakukan perjalanan ke Jakarta dan Bandung,” tuturnya. (Ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *