SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Pemenang tender proyek Unitisasi Lapangan Gas Jambaran Tiung Biru (JTB),‎ PT.Pembangunan Perumahan (PP) atau pun perusahaan lain diminta bersikap transparan terkait kebutuhan tenaga kerja (Naker).
“Harus transparan. Apa saja kebutuhannya,” demikian disampaikan Kepala Desa Golokgede, Nunuk Sri Rahayu kepada suarabanyuurip.comÂ
Nunuk menjelaskan, transparansi tersebut dimaksudkan agar tidak ada sikap saling mencurigai antara pemerintah desa dengan masyarakat. Terlebih untuk menepis tudingan adanya sistem bayar dalam perekrutan tenaga kerja.
“Kami inginnya seperti itu. Kami banyak belajar dari proyek di Banyuurip,”tuturnya.
Nunuk tidak ingin dalam perekrutan tenaga kerja terdapat calo yang ujung – ujungnya meminta nominal uang. Pihaknya ingin perusahaan memaksimalkan warga lokal sebagaimana yang disepakati dengan desa terdampak lainnya.
“Apalagi sudah apa Perda No.23 tentang Konten Lokal. Kami dari desa hanya mengikuti aturan,” imbuhnya.
Sebelumnya, lanjut dia, dua perusahaan pemenang tender melakukan sosialisasi perekrutan tenaga kerja kepada sejumlah desa terdampak proyek. Dua perusahaan itu adalah PT.PP dan PT.Securindo. Khusus PT.Securindo telah membutuhkan 25 orang tenaga sekurity.(roz)