ADD Gayam Tembus Rp1,6 Milyar

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Alokasi Dana Desa (ADD) di ring 1 Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, di wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mengalami perubahan dari tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan adanya penurunan Dana Bagi Hasil (DBH) Migas yang diterima Bojonegoro.

“Dari dua belas desa di Kecamatan Gayam, ada yang jumlahnya naik ada juga yang turun,” kata Kepala Bagian Pemerintahan, Supi Hariono, Kamis (25/2/2016).

Salah satu desa yang ADD-nya mengalami kenaikan adalah Desa Gayam. Karena desa tersebut tahun ini menjadi desa penghasil migas lantara Pad C Banyuurip sudah diproduksi. Besaran ADD-nya mencapai Rp1.638.108.400.

“Sedangkan tahun lalu hanya sebesar Rp736.489.570,” ucap mantan Camat Kanor itu.

Berbeda dengan Gayam,  desa penghasil lainnya yakni Mojodelik justru ADD-nya mengalami penurunan. Yakni dari Rp2.466.757.300 tahun lalu, menjadi Rp1.638.326.200 pada tahun 2016 ini.

“Kalau penghitungan secara tekhnis bagaimana bisa naik atau turun ada di Dinas Pendapatan,” imbuhnya.

Saat ini dari total 416 desa belum ada yang mengajukan pencairan ADD meskipun anggarannya telah disiapkan. Hal ini biasanya terjadi karena pemerintah desa belum menyelesaikan laporan pertanggungjawaban desa dan pelunsan pajak bumi dan bangunan (PBB).

Baca Juga :   623 Pelamar PPPK Dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat

“Syarat pencairan ADD ini kan menyerahkan hasil administrasi desa dan PBB paling tidak lima puluh persen,” pungkas Supi.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *