SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Suyoto, meminta kepada semua stakeholder termasuk camat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi banjir luapan Sungai Bengawan Solo. Sejak semalam debit air sungai terpanjang di Pulau Jawa terus mengalami kenaikan.
Pagi tadi, tinggi muka air di papan duga Bojonegoro mencapai 14.10 di atas permukaan laut (dpl) atausiaga 2 (kuning). Â Peningkatan TMA Bengawan Solo secara cepat ini disebabkan hujan ekstrim yang terjadi di wilayah hulu seperti Ngawi-Madiun dan sekitarnya.
“Saat ini Bojonegoro mulai masuk siaga kuning atau pada 14.25 mdpl,” ujarnya, Kamis (25/2/2016).
Sesuai perhitungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kata dia, trend naik akan terjadi sampai Jum’at (26/2/2016) besuk dengan prediksi TMA maksimal sampai dengan 14.50 mdpl .
“Saya sudah menginstruksi kepada semua camat sepanjang Bantaran Bengawan Solo agar terus mengingatkan Kades dan masyarakat,” tegasnya.
Selain itu dirinya juga meminta mengaktifkan Potensi Tim Penanggulangan Bencana tingkat kecamatan atau desa dalam rangka mitigasi atau pengurangan resiko bencana.
Juga menginventarisasi dan melaporkan kerusakan infrastruktur pengendali banjir baik tanggul, pompa dan lain-lain yang mengalami kerusakan dan langkah-langkah penanganannya.
‪”Kita bersinergi dengan TNI dan Polri untuk terus bersama-sama menghadapi banjir. Informasi perkembangan ini akan kita sampaikan kepada masyarakat lewat radio dan media online di bojonegoro,” tegasnya.
Sementara itu, dari data BPBD menyebutkan, mengikuti perkembangan air saat ini, diperkirakan ada beberapa lokasi yang akan tergenang. Wilayah yang tergenang meliputi Kecamatan Padangan di Desa Nguken dan Dengok, Kecamatan Gayam di Desa Manukan dan Cengungklung, di Kecamatan Dander  adalah Desa Ngablak dan Ngulanan, di Kecamatan Bojonegoro di Kelurahan Ledok wetan, Ledok Kulon, dan desa Banjarejo.
Kemudian di Kecamatan Kapas  adalah Desa Bogo, di Kecamatan Balen ada Desa Sarirejo, Kedungdowo, Lengkong, Pilanggedhe, dan Sekaran. Sementara di Kecamatan Boureno ada di Desa Karangdayu, Kalisari, Tanggungan, Kadungrejo, dan Lebaksari.(rien)