SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Hari ini Jum’at (26/2/2016) sejumlah kontraktor lokal Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dijadwalkan akan melakukan pertemuan dengan PT. Sarana Indo Persada (SIP), perusahaan pemenang tender proyek pembongkaran Early Production Facility (EPF) atau Gas Oil Separation Plant (GOSP), Lapangan Banyuurip, Blok Cepu.
“Hari ini memang akan ada pembahasan dan pertemuan tentang pembagian proyek pembongkaran,” ujar Sekretaris Asosiasi Kontraktor Banyu Urip Blok Bojonegoro (AKBUBB), Suparmo kepada Suarabanyuurip.com.
Dia mengungkapkan, pertemuan akan melibatkan Forum Komunikasi Kontraktor Lokal Bersatu (FKKL-B) dan Paguyuban Kepala Desa se-Kecamatan Gayam.
Parmo menjelaskan, pada pertemuan nanti kontraktor‎ lokal akan diminta mengisi semacam formulir yang telah disediakan oleh PT. SIP untuk memverifikasi kontraktor lokal yang akan menjadi mitra pengerjaan proyek pembongkaran.
“Kita memang diminta seperti itu,” imbuhnya.
Senada juga diungkapkan, Ketua FKKL-B, Pudjiono. Menurutnya, pengisian formulir yang diminta PT. SIP merupakan mekanisme yang harus dilalui dalam sebuah proses penentuan pemenang proyek.Â
“Memang prosedurnya seperti itu. Dan akan dilakukan verifikasi,” ucapnya.
Hanya saja, dalam proses verifikasi tersebut, pihaknya meminta agar tetap mengutamakan kontraktor lokal sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
‎Project Koordinator PT. SIP, Teguh Wibisono, memaparkan, pertemuan yang dilakukan bersama kontraktor lokal dalam rangka proses pengajuan nama – nama perusahaan dari kontraktor lokal kepada PT. SIP. Kemudian nantinya akan dilakukan verifikasi sebagai bentuk pembanding. Pihaknya memberikan batas waktu selama tiga hari.
“Pengajuan dulu kepada kami. Kemudian di verifikasi jenis – jenis pekerjaannya,” tuturnya pada saat sosialisasi pembongkaran EPF di Kecamatan beberapa hari lalu.(Roz)