Akses Sumurgung Nyaris Lumpuh

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Akses jalan penghubung antara Desa Sumurgung, Kecamatan Tuban dengan Desa Tahulu, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, nyaris lumpuh. Penyebabnya jalan satu-satunya tersebut, sejak semalam terus digerus air hingga putus.

“Sejak pagi tadi jalur hampir tidak berfungsi,” kata salah seorang petani, Rohmat (35), kepada Suarabanyuurip.com ketika ditemui di lokasi, Jumat (26/02/2016) kemarin.

Hanya saja sebagian petani setempat, berinisiatif memasang rambu-rambu batas jalan. Sehingga pengguna jalan yang nekat berani melintas. Tetapi bagi warga yang takut tergelincir, lebih memilih putar balik mencari jalur yang aman.

Diketahui, sejak 4 hari terakhir wilayah Tuban terus diguyur hujan, angin kencang, hingga petir. Kondisi tersebut memicu air dari hulu berkumpul di Kali Bongkol, desa setempat. Tercatat hujan deras hari Kamis (26/02) malam hanya berlangsung dua jam, namun akibat arus deras akhirnya merusak infrastruktur jalan.

“Jalan tergerus seluas dua meter,” tuturnya.

Tergerusnya akses jalan akibat minimnya daya tampung Kali Bongkol. Sehingga tanggul Avour Jambon jebol lebih parah dari sebelumnya. Terpantau tanggul Jambon jebol lebih dari 10 meter, dan kedalamannya hampir 4 meter.

Baca Juga :   BPBD Bojonegoro Resmi Hentikan Pencarian Korban Tenggelam

“Puluhan hektar sawah luluh lantah terkena material,” tambahnya.

Pihaknya meminta Kali Jambon segera dilebarkan kedua sisinya. Penyebabnya lahan yang terdampak akibat luapan air selama tahun 2016, mencapai 69 hektar di Kecamatan Merakurak.

Selain itu, akses transportasi menuju Desa Kapu, dan Tahulu kerap lumpuh. Penyebabnya beberapa ruas jalan terendam air setinggi 40 sampai 60 cm.

Sementara, Bupati Tuban, Fathul Huda, ketika melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di lokasi mengatakan, Pemda tahun ini telah menganggarkan perbaikan Avour Jambon dalam Anggaran Perencanaan dan Belanja Daerah (APBD) 2016.

Tercatat, ada dana sekira Rp 4,8 miliar untuk proyek perbaikan. Rinciannya Rp 1,8 miliar untuk proyek sodetan, dan Rp 3 miliar sisanya untuk pelebaran avour.

“Saat ini telah dikerjakan rekanan dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) bersama Dinas PU Provinsi Jatim,” pungkasnya. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *