SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Bupati Tuban, Jawa Timur, Fathul Huda, meminta semua petani di wilayahnya ikut program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Program Kementerian Pertanian (Kemenpan) tersebut, menjadi jaminan atas kerugian bencana dan serangan hama yang diderita petani.
“Petani harus ikut asuransi pertanian,†kata Bupati Fathul Huda, kepada Suarabanyuurip.com, ketika ditemui disekitar jebolnya Avour Jambon, Sabtu (27/02/2016).
Diketahui AUTP bertujuan melindungi usaha tani dalam bentuk modal kerja. Apabila petani gagal panen akibat bencana alam, maupun serangan hama pengganggu tanaman.
“Caranya ikut AUTP petani harus membentuk kelompok,†ungkapnya.
Program AUTP sangat menguntungkan petani, sampai saat ini sudah ada 129 kelompok tani mengikuti program asuransi. Kelompok petani tersebut menyebar di 90 desa, dari 18 kecamatan di wilayah Tuban.
“Luasan lahan pertanian sekira 3.864 hektar,†tambahnya.
Saat ini dana yang masuk di PT Jasa Asuransi Indonesia (Jasindo) mencapai Rp 131.103.400. Dana tersebut nantinya digunakan untuk membantu petani Tuban.
Sedangkan cara mengikuti asuransi tergolong mudah, setiap bulannya minimal membayar premi Rp 180 ribu. Rinciannya Rp 150 ribu dibayar pemerintah, sisanya Rp 36 ribu dibayarkan petani per hektar.
Selain itu, harga pertanggungan asuransi sekira Rp6 juta per hektar. Besaran tersebut akan diberikan  sesuai hitungan per peta alami, dari 75 persen lahan yang rusak .
“Asuransi pertanian sangat berguna mengingat Tuban kerap dilanda banjir,†pungkasnya. (Aim)