SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur RozaqyÂ
Bojonegoro- Muspika Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur berharap agar kontraktor lokal ring satu di Kecamatan Gayam tetap bersatu dalam pembagian proyek pembongkaran Early Production Facility (EPF) atau Gas Oil Separation Plan (GOSP) Lapangan Banyuurip, Blok Cepu.Â
“Ya harus tetap bersatu untuk Konten lokal,” kata Camat Gayam, Hartono kepada Suarabanyuurip.com.Â
Dia menjelaskan, kontraktor harus dapat saling mengerti satu sama lain sesuai dengan kemampuan masing – masing. Misalnya, proyek A di kerjakan Forum Komunikasi Kontraktor Lokal-Bersatu (FKKL-B), proyek B dikerjakan Asosiasi Kontraktor Banyu Urip Blok Bojonegoro (AKBUBB), dan proyek C dikerjaan oleh Paguyuban Kepala Desa se Kecamatan Gayam.
“Masing – masing saling berkaitan. Tidak boleh saling berebut,” ucapnya memberikan contoh.
Hartono menegaskan, semangat kontraktor lokal untuk terlibat juga sudah mendapat dukungan dari tim Konten lokal Bojonegoro yang pada saat sosialisasi di Kecamatan Gayam dihadiri Ketua Tim Optimalisasi Konten Lokal Soehadi Moeljono.
Pada saat itu, Soehadi Moeljono menyampaikan proyek pembongkaran EPF adalah peluang baru ditengah akan rampungnya proyek konstruksi Lapangan Banyuurip. Pihaknya berharap agar kontraktor lokal dapat bersatu. Terlebih pihak PT. Sarana Indo Persada (SIP), sebagai pemenang tender telah memiliki iktikad baik untuk melibatkan kontraktor lokal.
“Yang sekiranya bisa dikerjakan lokal kiranya diberikan kepada kontraktor lokal,” ujarnya. (Roz)