KI Bojonegoro Tunggu Para Orang Terdidik

SuaraBanyuurip.comAtok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – Beragam upaya dilakukan masyarakat untuk turut berkontribusi dalam dunia pendidikan. Seperti yang dilakukan komunitas Kelas Inspirasi (KI) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Komunitas ini merupakan kumpulan orang peduli pendidikan dari beragam profesi. Dengan sukarela mereka bersedia berbagi ilmu dan pengalaman terkait profesi yang digelutinya ke siswa sekolah dasar (SD).

“Beragam profesi yang ikut berpartisipasi sangat bervariatif. Mulai dari pelaku keuangan, perbankan, komunikasi dan informasi, media, manajemen konsultan, pemasaran, penjualan, riset, seni, olahraga, hiburan, dan lain lain,” ‎papar Person in Charge (PIC) Indonesia Mengajar Lokal Bojonegoro, Angelina Diyah dalam keterangan tertulisnya yang dikirim kepada Suarabanyuurip.com, Selasa (8/3/2016).

Dia menjelaskan, eksistensi KI terus mendapat hati di masyarakat dari tahun ke tahun.‎ Berdasarkan catatannya, hingga saat ini lebih dari 500 orang yang terdaftar. Dan lebih dari 20 sekolah yang tersambangi. Saat ini KI juga telah menyebar di 119 kota di Indonesia dengan lebih dari 100 Hari Inspirasi. Tingginya antusiasme masyarakat membuat KI kembali membuka pendaftaran untuk para profesional. 

Baca Juga :   Unirow Gelar Lomba Tangkai Seni Fotografi Peksimida Jatim

“Informasi lengkapnya bisa diakses melalui laman www.kelasinspirasibojonegoro.org. Pendaftaran akan ditutup pada tanggal 2 April dan Hari Inspirasi akan dilakukan pada tanggal 02 Mei 2016,‎” tuturnya.‎

Tingginya animo masyarakat sebenarnya sudah terlihat sejak pada pelaksanaan KI sebelumnya. Setidaknya dari pendaftaran ketiga yang dilakukan pada tanggal 01 Juni 2015 lalu. Saat ini, KI semakin diminati oleh banyak kalangan yang memiliki kepedulian di dunia pendidikan.

Tahun ini, lanjut dia, sasaran Zona Inspirasi KI Bojonegoro #4 adalah Desa Napis, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro.

“Rencananya kami akan melakukan hari inspirasi serentak antara 8-10 sekolah di daerah Tambakrejo,” jelasnya.

Menurutnya, KI akan dikembangkan dengan tujuan mulia, yaitu menjadi medium bagi para profesional yang ingin membagi cerita dan pengalaman terkait dengan profesinya kepada para murid SD. Para profesional itu bahkan harus bersedia cuti untuk membantu mengajar kepada anak – anak SD.

“Esensi inilah yang ingin kami tumbuhkembangkan sehingga semakin banyak professional yang terpanggil untuk turun tangan membantu peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia,” harapnya.

Baca Juga :   PK IMM AD Selenggarakan Follow Up DAD di Desa Katur

Humas KI Bojonegoro, Nova Wijaya menjelaskan, kehadiran KI untuk turut membantu membangkitkan mimpi anak-anak SD. Melalui program ini anak-anak akan dikenalkan berbagai profesi yang tak pernah kenal sebelumnya.

“Cerita yang disampaikan para relawan pengajar mampu membangkitkan semangat memupuk cita-cita pada diri anak,” tutur Nova.

Tidak hanya itu saja, beragam kegiatan KI untuk memperluas basis Relawan Pengajar, Dokumenter dan fasilitator dilakukan secara kolaboratif dan kreatif dengan banyak komunitas.

“Salah satunya dengan Pameran Foto Kelas Inspirasi Bojonegoro,” imbuhnya.

Nova menambahkan, KI Bojonegoro menunggu para orang terdidik untuk turut serta dalam KI Bojonegoro 4 agar ikut turun tangan melunasi janji kemerdekaan dengan tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Karena mendidik bukan hanya tugas negara, mendidik adalah tanggung jawab setiap orang terdidik,” pungkasnya. (Roz).

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *