SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Meskipun masih dalam tahap start up Central Processing Facility (CPF), namun produksi minyak di Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, yang bersentra di Kecamatan Gayam, Bojonegoro, Jawa Timur oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) telah mencapai puncaknya sebesar 165.000Â barel per hari (Bph).
“Kita sudah mencapai 165.000Â Bph dari sebelumnya 150.000Â Bph,” ujar Vice President Public and Government Affairs ExxonMobil Indonesia (EMCL), Erwin Maryotto, kepada Suarabanyuurip.com, Selasa (8/3/2016).
Produksi saat ini dihasilkan dari Train A dan Train B yang disalurkan menuju lokasi penampungan di Kapal Gagak Rimang, laut lepas di Palang, Tuban, Jawa Timur. Sedangkan Train C sudah berhenti.
“Setelah izin flaring habis pada Juni ya sudah, kita siap untuk injeksi,” imbuhnya.
Disinggung terkait pemberian jatah minyak untuk PT Tri Wahana Universal (TWU). Erwin menegaskan, belum ada kesepakatan apapun untuk menyalurkan ke perusahaan kilang mini yang berada di Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro tersebut.
“Kami tidak memberikan jatah minyak ke PT TWU, tapi kurang tahu ya kalau mungkin yang lain,” pungkasnya. (Rien)