SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Lamongan – Menteri Pertanian (Mentan) RI DR. Ir. H. Andi Amran Sulaiman MP, bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Sumardi dan Bupati Lamongan H. Fadeli SH.MM, Minggu (13/3/2016) kemarin melaksanakan panen raya Serap Gabah Petani (Sergap) di Desa Warungering, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur.
Panen Raya padi kali ini yang dihadiri Mentan beserta Pangdam V/Brw  dan rombongan, juga dihadiri ribuan petani, melaksanakan panen padi dengan menggunakan alat traktor transplan yang terbilang modern, tidak hanya panen raya, Mentan beserta Pangdam V/Brw juga melakukan peninjauan ke proses penggilingan padi menjadi beras di UD Tani Makmur Kedungpring.
Dalam kesempatan ini Mentan RI Dr. Ir. H. Amran Sulaiman MP, sangat mengharapkan program swasembada pangan yang telah diprogramkan Pemerintah dapat berhasil, oleh karena itu sarana dan prasarana terus diupayakan termasuk menyampaikan ke dinas PU, semoga tahun ini Kabupaten Lamongan mendapatkan bantuan untuk pintu air, agar tidak terjadi banjir lagi. Selain itu dengan program Sergap yang di canangkan pemerintah dengan Bulog.
“Bulog harus menerima padi dari petani meskipun kadar airnya tidak sesuai dengan standar Bulog, dengan harapan program Sergap ini dalam dua tahun ke depan swasembada pangan dapat tercapai,” tegas Mentan sesuai pres release yang dikirim Kapendam V/Brawijaya, Kolonel Inf Washington S, kepada Redaksi Suarabanyuurip.com, Senin (14/3/2016).
Sebelum mengakhiri sambutannya, Mentan RI juga mendengarkan keluhan dari para Petani dan Babinsa berkaitan dengan kendala-kendala dilapangan dalam melaksanakan program swasembada pangan.
Pada kesempatan panen raya ini Pangdam V/Brw, Mayjen TNI Sumardi juga berkesempatan memberikan apresiasi yang tinggi kepada petani, PPL, Gapoktan dan Babinsa.
“Kita harus bekerja dan bekerja demi mendukung program pemerintah yaitu swasembada pangan, saya yakin apabila Bulog mau menyerap padi dari para petani dengan program yang telah di canangkan pemerintah yaitu Swasembada pangan akan sesuai target,” ujar Pangdam.
Demikian juga sambutan Bupati Lamongan H. Fadeli SH.MM, pada panen raya kali ini menyampaikan, terima kasih Bapak Mentan dan Pangdam V/Brw yang telah hadir di Kabupaten Lamongan dengan adanya program Sergap yang dicanangkan oleh Mentan semoga peran Bulog bisa membeli gabah dari petani yaitu seharga 3700 per/kg, agar petani.
“Khususnya di Kabupaten  Lamongan bisa sejahtera,” tandas Bupati.
Hal ini dipertegas lagi oleh anggota DPRI dari Fraksi PAN, Viva Yoga M, yang intinya mengharapkan kepada Bulog untuk menerima gabah petani berapapun kadar airnya.
“Kepada para petani meminta apabila Bulog tidak mau menerima padi dari petani segera laporkan ke DPR RI,” pesannya.
Selain di Kecamatan Kedungpring, Lamongan, Mentan RI berserta rombongan juga melaksanakan panen raya jagung di Desa Banyubang Kecamatan Solokuro, Lamongan, diawali dengan peninjauan peternakan sapi yang dikelola Taman Tehnologi Pertanian (TTP) Desa Banyubang.
Dan dilanjutkan dengan tatap muka dengan masyarakat Banyubang dan memberikan bantuan benih jagung untuk 20 Hektar dan pupuk kepada kelompok tani Desa Banyubang, dan peninjauan ke pameran produk pertanian Taman Tehnologi Pertanian (TTP) Desa Banyuwangi Kecamatan Solokuro.
Diakhir panen raya dilaksanakan MOU penandatanganan kesepakatan penyerapan gabah antara Dinas Pertanian Prov. Jatim, Dandim Jajaran Kodam V/Brw dan Sub Divreg Jatim yang disaksikan Mentan RI dan Pangdam V/Brw.
Hadir dalam kegiatan tersebut selain Menteri Pertanian RI Dr. Ir. H. Amran Sulaiman, MP, Pangdam V/Brw Mayjen TNI Sumardi, Anggota DPR RI Fraksi PAN Viva Yoga, juga hadir Kepala Dinas Pertanian Prov Jatim Wibowo Eko P.
Kepala Divisi Bulog Jatim Witono, Danrem, Dandim jajaran Kodam V/Brw. Forkominda Kab. Lamongan. Danramil, Babinsa jajaran Korem 082/CPYJ, Perwakilan PPL se Jatim, Gapoktan serta Perwakilan Petani se Kabupaten, Lamongan. (Sam)