KUD WTM Kelola Satu Sumur Minyak

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Turunnya harga minyak dunia berdampak pada penurunan produksi minyak mentah dari sumur tua. Hal itu dialami Koperasi Unit Desa (KUD) Wargo Tani Makmur (WTM) Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Imbas penurunan harga minyak dunia terlihat dari jumlah sumur yang dikelola oleh KUD tersebut.

Menurut Katua KUD WTM, Yusuf, semula melakukan pengelolaan 5 titik sumur tua, saat ini hanya melakukan pengelolaan 1 titik sumur.

“Baru pada 4 Februari lalu kami mulai melakukan pengerjaan. Karena melihat kondisi, untuk bulan Januari kita berhenti dulu,” katanya, Rabu (16/3/2016)

Dia menjelaskan, kerugian paling parah dirasakannya kisaran pada bulan Oktober hingga Desember 2015 lalu. Disamping anjloknya harga minyak dunia, juga sistem pekerjaan harian yang membutuhkan biaya cukup tinggi.

“Sekarang pekerjaan kita borongkan, untuk menekan kerugian,” jelasnya.

Pihaknya menarjetkan, dalam sehari harus mampu memproduki minyak 1.500 liter. Kalau di bawah 1.500 liter bisa rugi. Karena harga saat ini juga masih rendah, yaitu Rp1.389 perliter yang berlaku sejak awal Maret lalu.

Baca Juga :   FKKL-B dan AKBUBB Gelar Pertemuan

“Itu harga dari pertamina untuk kita,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, satu titik yang dikelola saat ini, mampu berproduksi 2.000 liter per hari berasal dari sumur 23.

“Minimal tiga hari sekali kita kirim ke Pertamina,” jelasnya. (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *