Diprediksi Banyak KKKS Ajukan Revisi WP&B

SuaraBanyuurip.comD Suko Nugroho

Bojonegoro – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memprediksi banyak kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) mengajukan revisi work program and budget (WP&B) menyusul anjloknya harga minyak dunia. Sekarang ini, harga minyak dunia masih stagnan rata-rata USD 35-40 berel di bawah harga yang ditetapkan dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2016, sebesar USD 50 barel.

“Ya pasti banyak lah. Kan sekarang ini harga minyak dunia tidak sama dengan asumsi ICP kita,” kata Kepala Bidang Humas SKK Migas, Elan Biantoro usai melakukan survei calon lokasi lahan pengganti tanah kas desa (TKD) Gayam, Kecamatan Gayam, Kabuaten Bojonegoro, Jawa Timur yang saat ini digunakan untuk pengembangan penuh Lapangan Banyuurip, Blok Cepu. 

Hanya saja ketika ditanya berapa perkirakan KKKS yang mengajukan revisi, Elan tak bisa memprediski. Namun begitu, sampai sekarang ini belum ada KKKS yang mengajukan WP&B. Biasanya pengajuan revisi dilakukan KKKS pada kuartal pertama yakni bulan Juni hingga Agustus.

Baca Juga :   Camat Soko Minta Gasuma Peduli Keselamatan Lingkungan

“Ini mereka sedang ancang-ancang. Kemungkinan tiga bulan itu mereka baru akan mengajukan revisi,” ujar mantan anggota Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) itu.

Diharapkan harga minyak dunia segera naik sebelum kuartal pertama. Sehingga tidak ada KKKS yang mengajukan revisi WP&B. “Mudah-mudahan akhir Maret hingga Mei nanti harga minyak bisa naik menjadi USD 50 barel atatu bahkan USD60 berel sehingga mereka tak jadi mengajukan revisi,” kata Elan.(suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *