SuaraBanyuurip.com – D Suko Nugroho
Bojonegoro – Karang Taruna (Katar) Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur meminta kepada Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memprioritaskan lahan pengganti tanah kas desa (TKD) untuk lapangan sepak bola. Alasannya, sudah tiga tahun lebih pemuda setempat tidak dapat berolahraga karena lapangan tersebut digunakan pengembangan penuh Lapangan Minyak Banyuurip, Blok Cepu oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).
“Saya minta pengganti dan pembangunan lapangan didahulukan,” kata Ketua Karang Taruna Gayam, M Aris menanggapi proses lanjutan tukar guling TKD Gayam usai survei lokasi tanah pengganti beberapa waktu lalu.
Selain itu, pemuda Gayam meminta agar lapangan pengganti tidak berada jauh dari lokasi lama dan berada di pinggir jalan. “Juga bentuknya seperti lapangan lama, menghadap utara selatan,” tegasnya.
Jika meruntut keinginan pemuda Gayam yang disampaikan M. Aris, sesuai hasil survei lokasi hanya calon tanah pengganti lapangan milik peserta lelang, Yoyok Hernowo yang memenuhi kriteria. Sebab jarak antara lapangan lama dan calon lahan pengganti 100 meter sesuai persyaratan lelang. Selain itu bentuknya juga menghadap utara selatan dan berada di pinggir jalan.
Sedangkan calon lahan pengganti lapangan milik Kamidin, peserta lelang lainnya, menghadap ke timur dan barat, dan jaraknya lebih dari 100 meter. Sedangkan lahan pengganti lapangan milik Juari berada di Desa Katur, dan peserta lelang lainnya, Ruhmadi, tidak menawarkan lahan pengganti untuk lapangan sepak bola.
Menanggapi permintaan itu, Kepala Bagian Humas SKK Migas, Elan Biantoro, berjanji akan lebih dulu membangun Lapangan Sepak Bola Gayam, ketimbang membangun infrstruktur penunjang pengganti TKD berupa lahan persawahan. Pembangunan lapangan nantinya tidak akan dibebankan kepada pemeneng lelang, melainkan dilaksanakan SKK Migas.
“Kita akan prioritaskan lapangan. Karena sudah lama pemuda tidak bisa berolarga. Terpenting saat ini adalah tanah penggantinya ada dulu,” tandas Elan.(suko)