PT Bagindo Hearing Limbah dengan Nelayan

SuaraBanyuurip.com – Aly Imron

Tuban – Setelah limbahnya dipersoalkan warga sekitar, PT Berkat Agung Indonesia (Bagindo) di Desa Leran Kulon, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur mengajak warga yang mayoritas nelayan musyawarah, Kamis (24/3/2016).

Tukar pendapat (hearing) digelar perusahaan pengolahan ikan laut ini, setelah aksi protes nelayan terhadap bau busuk, dan luberan limbah hingga ke Jalan Daendels di wilayah desa tersebut.   

“Soal limbah harus dipikirkan pembuangannya,” kata Koordinator Rukun Nelayan (RN) Glodok, Dirsan, kepada Suarabanyuurip.com ketika ditemui usai hearing di kantor Bagindo.

Warga desa nelayan itu menilai, Bagindo salah prediksi soal pembuangan limbah. Semula perusahaan ini membangun sumur buangan limbah sedalam 60-70 meter. Akan tetapi saat musim hujan datang limbah dari sumur tersebut muncul ke permukaan, sehingga meluber kemana-mana dan menimbulkan bau tak sedap.

Pertemuan sempat memanas ketika anggota Polsek Palang tiba. Pihak Bagindo meminta polisi menunggu di luar, agar musyawarah berlangsung tenang.

“Kami tidak ingin kehadiran polisi membuat nelayan takut menyuarakan pendapat,” imbuhnya.

Baca Juga :   Pengusaha Karaoke Bayar Pajak 4,5 Juta Perbulan

Sedangkan perwakilan PT Bagindo, Ashari, mengatakan, soal pembuatan instalasi limbah sudah direncanakan. Pasca menerima usulan dari warga beberapa waktu lalu, langsung mengkorodinasikan dengan Bagindo pusat di Surabaya.

“Alhamdulillah Bagindo Surabaya sudah merespon,” sambungnya.

Bagindo bakal mempercepat pembangunan saluran limbah ke laut, agar problem ini segera ada solusi. “Kami minta nelayan Glodok turut mengontrol pembuatan saluran itu,” harapnya.

Menurut warga setempat, PT Bagindo berdiri sejak tahun 2015 lalu. Selama proses produksi ikan skala ekspor, kerap membuang limbah ke laut langsung. Selain itu lokasinya tidak jauh dari saluran pipa milik Exxon Mobil Cepu Limited (EMCL) di Palang. (aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *