SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) menyampaikan, pada maret 2016 ini produksi minyak nasional berhasil melebihi target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016, yakni sebesar 830.000 barel per hari (bph).
“Produksi minyak telah melebihi target APBN menjadi sebesar 830.000 bph,†ujar Kepala Humas Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Elan Biantoro, Minggu (27/3/2016).
Kenaikan produksi minyak menunjukkan harga minyak dunia yang belum kondusif tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap target lifting dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Indonesia.
“Salah satu kontraktor migas yang produksinya berhasil melampaui target adalah ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) di lapangan minyak Blok Cepu,” imbuhnya.
SKK Migas terus berusaha mendorong kenaikan lifting minyak dari Kontraktor KKKS lainnya yang belum mencapai target. Karena masih ada kesempatan bagi kontraktor migas lainnya untuk mengejar target lifting minyak hingga akhir 2016.
“Kenaikan lifting minyak tidak hanya membuat negara untung, tetapi juga perusahaan itu sendiri,†pungkasnya.(Rien)