Jumlah Kebutuhan Naker PT SIP Belum Dilaporkan

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – PT Sarana Indo Persada (SIP) kontraktor pembongkaran proyek Early Production Facility/Gas Oil Separation Plant (EPF/GOSP) Lapangan Banyuurip, Blok Cepu disebut – sebut belum melaporkan jumlah kebutuhan tenaga kerja (naker).‎

Termasuk kepada Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur.

“Belum tahu. Hingga saat ini belum dilaporkan ke kami,” ujar Kepala Disnakertransos Pemkab Bojonegoro, Adie Witjaksono, Senin (28/3/2016).

Menurutnya, pelaporan naker oleh PT SIP lebih langsung dilakukan Camat Gayam. Oleh karenannya, pihaknya akan mengecek masalah tersebut ke Camat Gayam.

“Nanti kita cek ke Pak Camat,” tuturnya.‎

Sebagaimana diketahui, PT SIP merupakan pemenang tender proyek pembongkaran GOSP Lapangan Banyuurip, di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro. Pengerjaan pembongkaran proyek ini diperkirakan akan berlangsung selama lebih dari delapan bulan.(Roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   Pertamina EP Cepu Bangun Ekosistem Jurnalisme Positif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *