SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Paguyuban Sumber Rejeki dikabarkan telah menyiapkan dana parkir sebanyak Rp5 miliar di rekeningnya untuk mengelola 15 titik sumur minyak tua di Desa Gadu dan Sambongrejo, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Dana ini disiapkan agar nantinya pengelolaan sumur tua tidak mengalami masalah permodalan. Hanya saja, persyaratan tersebut tidak berlaku bagi semua paguyuban pengelola sumur tua. Â
Namun kabar tersebut dibantah Ketua Paguyuban Sumber Rejeki, Palapi. Namun demikian dirinya tidak memungkiri jika paguyuban lain diharuskan menyediakan dana parkir.
“Memang ada, tapi di paguyuban kami tidak diharuskan untuk itu,†tegasnya.
Dia mengaku, pernah ditunjukkan rekening dari Paguyuban Sumber Energi yang di dalamnya terdapat dana parkir sebanyak Rp 5 miliar.
Belum lama ini, Iffah Hermawatrio, Ketua Paguyuban Putara Mataram mengaku, jika Pertamina EP mensyaratkan adanya dana parkir antara Rp2 – Rp 5 miliar.
Dikonfirmasi terpisah, Manager Legal and Relations Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Sigit Dwi Aryono, menjelaskan, dan yang dimaksud tersebut nantinya akan digunakan untuk operasional paguyuban sebelum ada produksi minyak. Hal itu berbeda dengan sumur tua di Wonocolo, Semanggi dan Ledok,yang sudah ada produksi.
“Sehingga paguyuban tidak terganggu dengan permodalannya,†sambung Sigit.
Sigit menjelaskan, setiap pengajuan pengelolaan akan dilakukan evaluasi. “Setiap permohonan dievaluasi oleh pusat dengan melibatkan seluruh fungsi terkait. Secepatnya akan diberitahau,†pungkasnya. (ams)