SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora- Jebolnya gorong-gorong di jalan Ronggolawe Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, tepatnya di depan lorong distrik sebelah barat Kantor kecamatan setempat membuat khawatir warga.
Gorong-gorong yang menjadi satu dengan trotoar tersebut setiap harinya banyak dilalui warga, namun sudah lama dibiarkan ambrol.
Terbukti sampai hari ini dari pengambil kebijakan wilayah setempat belum ada upaya melakukan perbaikan sementara.
“Ini sudah lama, tapi tidak segera diperhatikan. Padahal ini jalan umum dan sering dilalui warga yang masuk maupun keluar dari lorong distrik,” jelas Banet warga sekitar.
Selain ambrol, gorong-gorong tersebut telah mengalami pendangkalan. Ketika turun hujan atau debit air berlebih, maka akan meluber ke jalan raya.
“Seharusnya, kedalamannya kurang lebih mencapai 80 cm, namun sekarang tinggal 30 cm,” ujarnya.
Dia berharap, pihak berwenang segera memperbaiki gorong-gorong tersebut.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala UPT Dinas Pekerjaan Umum, Wilayah II Cepu, Wirastomo Wisnu mengaku telah melakukan sosialisasi kepada warga. “Kerusakan tersebut masuk kegiatan perbaikan trotoar jalan Ronggolawe Cepu tahun 2016. Pelaksanaan kira-kira pertengahan April,” jelasnya.
Saat disinggung apakah tidak ada perbaikan sementara, pihaknya menjawab tidak ada. “Kami menghimbau agar warga yang melintas tetap berhati-hati atau memasang papan peringatan hati-hati,” saran dia.(ams)