Giliran Kartar Wilayah Tuban Diberangkatkan ke Blitar

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban – Operator minyak dan gas bumi (migas) Blok Cepu, Exxon Mobil Cepu Limited (EMCL) bersinergi dengan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, memberangkatkan puluhan anggota Karang Taruna (Kartar) ke Desa Semen, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.

Perwakilan pemuda daerah ini akan dilatih mendalami, keorganisasian, kepemimpinan, kewirausahaan, dan strategi komunikasi.

“Pemuda sangat penting memperoleh perhatian khusus dalam peningkatan SDM,” ungkap perwakilan EMCL, Ichwan Arifin, kepada suarabanyuurip.com, ketika dikonfimasi di Pusat Belajar Guru Tuban, Jumat (8/4/2016).

Dia menilai sekumpulan kader masa depan Tuban, harus memiliki pengetahuan, keahlian, dan mampu membaca potensi yang ada di sekitarnya, serta bisa mengelolanya dengan baik.

Puluhan anggota Kartar tersebut meliputi, Karangtaruna dari Desa Trutup, dan Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, serta Desa Pucangan, dan Desa Glodog, Kemamatan Palang.

“Keempat desa ini akan menjadi pilot project dalam program tahun ini,” imbuhnya.

Seluruh peserta dapat langsung melihat percontohan wirausaha, karang taruna Puspo Jagat yang pernah menjadi juara lomba Kartar tingkat Nasional. Harapannya seluruh peserta mampu menduplikasi, apa yang sudah dilakukan karang taruna di Blitar. Sehingga mereka bisa mengembangkan usaha secara mandiri, kreatif dan produktif.

Baca Juga :   EMCL - LIMA 2B Latih Timlak Patra Daya Lima Desa

“Terlebih Desa Semen merupakan Kawasan Wisata Ekologi,” tambahnya.

Kondisi tersebut harus jadikan media pembelajaran bagi Kartar Tuban, dalam mengelola lahan secara maksimal dan aman di wilayah jalur pipa EMCL.

Terpisah, Ketua Kartar Kabupaten Tuban, Nur Ahsan, berpesan bagi peserta terpilih harus memanfaatkan kesempatan pelatihan dengan baik. Kalau selama ini Kartar hanya berperan dalam kegiatan olahraga, saat ini waktunya menjadi agent of change.

Pihaknya menilai, kerjasama antara Kartar dengan Pemerintah Daerah (Pemda) , dan swasta harus brjalan estafet, sehingga kegiatan yang pernah digelar lebih terarah dan bermanfaat secara luas.

“Harus ada planing jelas jangka pendek maupun panjang,” harapnya.

Sementara, Kepala Seksi Penyuluhan Dinsosnaker Kabupaten Tuban, Ponco Sudarmojo, mengakui dana pemerintah belum mampu menyokong program Kartar secara kesluruhan. Selain jumlahnya sangat minim, dan proses pencairannya juga tidak mudah.

“Pemda mengucapkan terima kasih kepada EMCL yang sudah mendukung para pemuda ini, semoga bermanfaat dalam pembangunan Kabupaten Tuban,” pungkasnya.

Sebelumnya, EMCL juga telah memberangkatkan Kartar dari sejumlah desa di wilayah operasinya di Kabupaten Bojonegoro ke Blitar.(aim)

Baca Juga :   Disnakertransos Diperintah Dampingi Pemuda

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *