SuaraBanyuurip.com – Ali Imron
Tuban -Â Sejumlah nelayan tradisional Kabupaten Tuban, Jawa Timur, berhasil menemukan nelayan hilang ,Yani (31), asal Desa Banjarejo, Kecamatan Bancar, sejak hari Rabu (6/4) kemarin. Nelayan malang tersebut, ditemukan sekira 1 Mil atau 1,852 Kilo Meter (Km) di utara PT Trans Pasific Petrochemical Indotama (TPPI), Desa Remen, Kecamatan Jenu, Tuban dalam keadaan hudup, Jumat (8/4/2016).
“Alhamdulillah ketemu setelah disisir dari ujung timur laut Tuban,” kata Camat Bancar, Murtaji, ketika dikonfirmasi Suarabanyuurip.com, melelui pesan singkatnya, Jumat (8/4/2016).
Awalnya tiga nelayan berangkat melaut bersama sekira pukul 15:00 WIB, dari Desa Karangdowo, Kecamatan Jenu, menggunakan perahu ukuran 10 Gross Ton (Gt). Tetapi, setelah ketiganya selesai menjaring ikan, dua teman korban bertemu dengan keluarganya yang hendak mendarat.
Melihat hal tersebut akhirnya dua teman korban, langsung bergabung dengan kapal keluarganya itu. Sehingga satu pilihan terakhir korban, harus pulang sendirian membawa hasil tangkapannya ke tepi.
“Mengingat Yani termasuk nelayan yang sudah piawai dan mahir melaut,†imbuhnya.
Mengetahui demikian akhirnya keluarga bersama nelayan setempat, langsung menyisir perairan ujung timur Kabupaten Tuban, hingga perairan Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.
“Tetapi pencarian selama dua hari hasilnya nihil,” tambahnya.
Sementara, Manajer Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) Tuban, Frans Supriyadi, membenarkan, pencarian korban baru ketemu H+3 setelah pemberangkatan.
“Korban selamat hanya merasa lemas karena terombang-ambing selama dua hari di laut,” sambungnya.
Pasca ditemukan nelayan sekira pukul 05:00 Wib dini hari, korban langsung diantar ke puskesmas terdekat. Selanjutnya diantarkan kembali bertemu keluarganya yang mengkhawatirkan keselamatan korban. (Aim)