Ingin Lestarikan Kesenian Tradisional

SuaraBanyuurip.comWinarto

Bojonegoro – Di zaman modern sekarang ini tak jamak remaja menggeluti kesenian tari. Sebagian besar mereka lebih memilih dance agar tidak dianggap ketinggalan zaman.

Namun pemahaman tersebut tak berlaku bagi Lia Yulianti, dara asal Desa Begadon, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Meskipun tinggal di sekitar Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, yang dioperatori anak perusahaan raksasa Amerika Serikat, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), tak membuatnya berpaling dari kesenian tradisional.

Justru pelajar kelas II SMA Nurul Ulum Gayam itu ingin melestarikan warisan leluhur. Lia Yulianti bercita-cita menjadi penari professional dan bisa menginspirasi generasi muda.

Karena alasan itulah, Lia Yulianti mulai menekuni dan memperdalam kesenian tari kepada guru keseniannya saat duduk di bangku SMP Gayam. Ia rutin mengikuti ekstra kulikuler maupun les privat seminggu tiga kali. Hasilnya, gadis periang itu bisa menguasai sejumlah tarian seperti Sekar Sari, Erang-Erang, Gembira, dan lainnya.

“Sebenarnya saya suka menari sejak SD. Tapi waktu itu belajarnya belum serius seperti sekarang,” kata Lia Yulianti membuka perbincangan dengan suarabanyuurip.com usai tampil di penutupan lokakarya Jaringan Informasi Masyarakat (JIM) di Pendapa Kecamatan Gayam beberapa waktu lalu.

Baca Juga :   Akademisi Unigoro Ingatkan Keberlanjutan Pengembangan Situs Geopark Bojonegoro

Waktu itu, Lia Yulianti tampil membawakan tari Sekar Sari bersama teman satu sekolahannya, Yuliati, asal Dusun Kaliglonggong, Desa Gayam. Tarian asal Madura itu mereka suguhkan kepada perwakilan SKK Migas, EMCL, Muspika, anggota JIM dan kepala desa di 12 desa di wilayah Gayam.

“Kalau tampil-tampil belum banyak. Paling cuman di acara sekolah, kadang di undang orang hajatan,” ucap Lia Yulianti diamini Yuliati.

Dengan kepiawaiannya menari tersebut keduanya mewakili sekolahannya mengikuti ajang pekan olah raga dan seni (Porseni) di tingkat kabupaten. Mereka membawakan tari andalannya, Sekar Sari.(win)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *